Fadly'z Blog

" semua akan terasa indah pada waktunya "

Jumat, 29 Maret 2013

Hasil Survey Online | "Seberapa Sabarkah Anda ??"

"Seberapa Sabarkah Anda ??"

Pada tanggal 27 Maret 2013 s/d 28 Maret 2013 saya membuat survey online unutuk memenuhi tugas mata kuliah psikologi. survey tersebut mendapat 31 responden. sebelumnya saya ucapkan terima kasih buat para responden yang baik hati karena mau meluangkan waktunya sedikit untuk berpartisipasi dalam survey online saya :D
oke, langsung ajah kita lihat hasil survey nya.

Pertanyaan yang saya ajukan adalah sebagai berikut :

1. Ketika kamu di ejek teman dengan panggilan gak senonoh, gimana reaksimu ?


Dari pertanyaan no.1 terlihat bahwa ternyata lebih banyak orang yang kurang sabar, sehingga memilih mengejek kembali ketika dia di ejek oleh temanya.

2. Ketika teman meminjam motor, ternyata di tengah jalan terjadi kecelakaan dan motornya rusak parah tetapi si teman gak apa-apa, gimana reaksimu ?



Dari pertanyaan no. 2 terlihat bahwa ketika seseorang dihadapkan dengan situasi seperti itu mereka lebih memilih berbicara baik-baik dan tetap meminta ganti rugi, tetapi saya salut sekali ternyata ada juga yang memilih hanya marah tetapi tidak meminta ganti rugi. mungkin responden yang memilih tidak meminta ganti rugi ekonominya bagus ( kaya ).

3.  Ketika teman kamu mengejek kamu karena kondisi pisik mu, gimana reaksi mu?


Dari pertanyaan no 3 terlihat bawha 25 responden menjawab biasa saja, itu artinya mungkin ejekan secara fisik sudah menjadi hal yang biasa jadi mereka tidak marah, tapi ada 2 responden yang menjawab dengan marah, mungkin perasaan mereka sedikit sensitif. ada juga 4 orang responden menjawab mengejek balik, wah berarti mereka sedikit pendendam ini hehehe :D

4. apa yang akan kamu lakukan ketika kamu di beri tugas kelompok oleh dosen, tetapi salah satu teman kelompok mu tidak mau tau tentang tugas tersebut ?



Pertanyaan no 4 ini adalah hal yang pastinya pernah di alami responden dan saya sendiri juga pernah mengalami. ternyata 13 responden memilih tetap menyelesaikan tugas seperti tidak ada masalah. menurut saya hal ini kurang bagus, karena akan menjadi kebiasann nntinya buat si pelaku. 11 responden menjawab menegur dan sedikit mengancam, saya rasa cara ini lebih cocok. tapi ada juga yang kejam yang langsung menghapus namanya dari daftar dan memberitahukan ke dosen yang bersangkutan.

5. Apa yang kamu lakukan ketika teman yang paling jahat padamu tiba-tiba dia meminta bantuan padamu ?


Dari pertanyaan no. 5 ternyata 15 responden memilih menbantu dengan senang hati ketika di hadapkan dengan keadaan tersebut. 7 orang mengabaikan permintaan. 6 orang memilih menolong tapi mengungkit-ungkit kejahatannya.

6. Jika suruh memilih, anda akan memilih yang mana ?



Dari pertanyaan no 6  ternya 25 responden lebih memilih sahabat dan hanya 6 responden yang memilih pacar. oke deh mari kita lihat pertanyaan selanjutnya untuk mengetahui seberapa sabar mereka dengan pilihan mereka ini.

7. Jika anda memilih pacar, ketika pacarmu lebih perhatian ke orang lain daripada kamu , apa yang kamu perbuat ?


Dari pertanyaan no 7. terlihat bahwa  jika responden dihadapkan dengan keadaan diatas ternyata 10 responden menjawab dengan bertanya baik-baik ke pacar. tetapi ada 1 orang yang langsung memutuskan pacarnya ( mungkin yang jawab tipe cemburuan ), dan 2 responden menjawab dengan tidak peduli ( mungkin pacarannya gak didasari rsa sayang x ya )

8. jika kamu memilih sahabat, ketika sabahatmu jatuh cinta pada pacarmu apa yang akan kamu lakukan ?


Dan ini adalah pertanyaan terakhir, terlihat bahwa ketika responden dihadapkan dengan kondisi diatas 2 responden memilih menghajar sahabatnya sampai babak belur #responeden ini suka kekerasan x yah :). 7 responden memilih mengalah dan membiarkan pacarnya pacaran dengan sahabatnya ( mungkin mereka tipe setia kawan ).

Sekian hasil survey online yang saya lakukan, semoga kedepannya dapat lebih kembangkan untuk tujuan yang lebih besar


Testimoni :

Ini pertama kalinya saya melakukan survey online, ternyata belajar dengan metode seperti ini sangat menyenangkan :). survey seperti ini sangat bermanfaat, terutama untuk mengukur sejauh mana dan apa yang menjadi kendala dari suatu permasalahan. menurut saya cara ini sudah efektif dan efisien.
dapat memepersingkat waktu karena tidak perlu mendatangi orang satu per satu.

terima kasih buat ibu Filia Dina Anggaraeni selaku dosen matkul Psikologi. cara belajar yang ibu ajarkan sangat menyenangkan :)

Senin, 25 Maret 2013

Modifikasi Perilaku

A. Judul : Modifikasi Perilaku

B. Kelompok 7 :
Anggota Kelompok :

  1. Ardian Fadli (111402020)
  2. Vanesa Felicia (111402038)
  3. Deno Sumarta (111402040) 
  4. Ayu Cahyani A (111402106)
C. Hasil Diskusi :

Defenisi Modifikasi Perilaku

Defenisi dari modifikasi perilaku adalah suatu teknik yang dibuat atau diformulasilakan untuk meningkatkan frekuensi dari tindak perilaku yang diinginkan dan menurunkan kemunculan perilaku yang tidak diinginkan. Modifikasi perilaku ini lebih merujuk pada proses pengubahan perilaku, seperti mengubah perilaku dan reaksi seseorang terhadap suatu stimulus melalui penguatan perilaku adaptif dan atau penghilangan perilaku maladaptif melalui hukuman.

Tokoh Modifikasi Perilaku


Ada beberapa tokoh dari teori modifikasi perilaku, sperti B.F. Skinner, Pavlov, dll. Namun kami disini membahas teori dari B.F. Skinner yang mengembangkan teori tersebut. Kegiatan modifikasi perilaku (behavior modification) secara umum didasari psikologi behavioristik, khususnya teori stimulus respon dari pavlov yang kemudian dikembangkan oleh B. F. Skinner.


B.F. Skinner merupakan seorah tokoh dari teori modifikasi perilaku yang berkebangsaan Amerika yang dikenal sebagai seorang tokoh behavioris dengan menggunakan pendekatan model langsung dan beliau juga meyakini bahwa perilaku kita sehari-hari dikontrol melalui suatu proses yang disebut dengan proses operant conditioning.

Bunyi Teori dari B.F.Skinner

Teori B.F.Skinner mengemukakan bahwa adanya “cara kerja yang menentukan” (operant conditioning) yang terdiri dari stimulus yang menggugah yang dapat meningkatkan proses kerja serta usaha untuk memodifikasi perilaku seseorang dengan suatu penguatan(reinforcement).

Operant Conditioning atau pengoperasian operan merupakan suatu cara atau proses untuk penguatan perilaku operan. Perilaku operan itu sendiri adalah suatu perilaku yang dikeluarkan atau dilakukan dengan cara spontan dan bebas, yang berbeda dengan perilaku responden, dikemukakan oleh Pavlov, yang muncul dikarenakan adanya suatu stimulus tertentu. Perilaku operan ini dapat berulang-ulang muncul atau menghilang sesuai dengan keinginan.

Skinner membagi penguatan (reinforcemet) kedalam dua bagian, yaitu penguatan yang bersifat positif, maupun penguatan yang bersifat negatif. Penguatan positif tersebut contohnya seperti memberikan penghargaan/imbalan untuk perilaku yang sesuai dengan keinginan. Sedangkan penguatan negatif tidak memberikan penghargaan jika perilaku tersebut tidak sesuai dengan keinginan. Sehingga dengan adanya penguatan tersebut maka perilaku dari seseorang akan berubah. Dengan menyadari bahwa apa yang dia kerjakan salah maka dia akan menerima konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan sehingga dia akan sadar bahwa apa yang dia kerjakan adalah tidak benar dan akan merubah perilakunya menjadi benar. Inilah yang kita sebut dengan Modifikasi Perilaku.

Eksperimen dari B.F. Skinner untuk Memperkuat Teorinya

Pada percobaan untuk membuktikan teori yang Ia kemukakan, maka B.F. Skinner melakukan percobaan pada seekor tikus. Dalam laboratorium, Skinner memasukkan seekor tikus yang kelaparan dalam kotak yang disebut “Skinner box”, yang sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan, yaitu tombol, alat memberi makanan, penampung makanan, lampu yang dapat diatur nyalanya, dan lantai yang dapat dialiri listrik. Karena dorongan lapar (hunger drive), tikus berusaha keluar untuk mencari makanan. Selama tikus bergerak kesana-kemari untuk keluar dari box, tidak sengaja ia menekan tombol, sehingga makanan keluar. Proses pembelajaran dari tikus tersebut diberi nama shapping.

Berdasarkan berbagai percobaannya pada tikus dan burung merpati, Skinner menyatakan bahwa unsur terpenting dalam belajar adalah penguatan (reinforcement). Maksudnya adalah pengetahuan yang terbentuk melalui ikatan stimulus-respon akan semakin kuat bila diberi penguatan (reinforcement).

Kelebihan dan Kekurangan Teori B.F.Skinner

Kelebihan Teori Skinner :

Dengan adanya teori tersebut diharapkan pendidik diarahkan untuk menghargai setiap anak didiknya. Hal ini ditunjukkan dengan dihilangkannya sistem hukuman. Hal itu didukung dengan adanya pembentukan lingkungan yang baik sehingga dimungkinkan akan meminimalkan terjadinya kesalahan.

Kekurangan Teori Skinner :

Dengan  ditiadakannya hukuman, maka kemungkinan akan membuat anak didik menjadi kurang mengerti tentang sebuah kedisiplinan.

Namun menurut skinner hukuman yang baik adalah anak merasakan sendiri konsekuensi dari perbuatannya. Misalnya anak perlu mengalami sendiri kesalahan dan merasakan akibat dari kesalahan. Penggunaan hukuman verbal maupun fisik seperti: kata-kata kasar, ejekan, cubitan, jeweran justru berakibat buruk pada siswa

Contoh Pengaplikasian Teori B.F. Skinner terhadap Modifikasi Perilaku

Contoh Modifikasi Perilaku yang berhubungan dengan dinamika sebagai mahasiswa TI adalah ketika seorang mahasiswas TI yang tidak memahami suatu bahasa pemrograman. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya yang pertama karena belum pernah sama sekali menyentuh yang namanya bahasa pemrograman, atau masalah lainnya karena memang tidak ingin memahami bahasa pemrograman tersebut sama sekali. Oleh karena itu, untuk dapat memahami bahasa pemrograman ini, maka dilakukan sebuah cara bagaimana mahasiswa TI tersebut dapat memahami bahasa pemrograman. Diberikan beberapa tugas kepada sang mahasiswa, dan jika ia tidak Ia berhasil mengerjakan tugas pemrograman tersebut dengan baik, maka sang pendidik akan memberikan penguat positif berupa nilai yang baik. Namun jika mahasiswa tersebut tidak mengerjakannya, maka sang pendidik akan memberikan penguat negative yaitu berupa tidak member imbalan seperti memberikan nilai tidak bagus. Maka sang mahasiswa akan terus belajar, dan berusaha bagaimana caranya agar dapat membuat nilainya meningkat sehingga dia akan memperoleh imbalan ataupun penghargaan. Proses tersebut dinamakan dengan Modifikasi Perilaku.

Kesimpulan dari penjabaran diatas bahwa untuk memodifikasi perilaku seseorang, tidak dapat kita lakukan dengan cara instan, melainkan dengan cara yang bertahap. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pengaplikasian dari teori yang dikemukakan oleh B.F. Skinner.

D. Sumber Referensi :

    Feldman, Robert S. 2012. Pengantar Psikologi (Understanding Psychology). Jakarta:Salemba Humanika.
    http://blog.unsri.ac.id/desipandora/welcome/teori-penguatan-skinner/mrdetail/15164
    http://www.scribd.com/doc/8210451/Behavioristik-vs-Konstruktivistik-3
    http://goeh.wordpress.com/2008/03/07/teori-belajar-menurut-bf-skinner/

E. Testimoni Secara Keseluruhan:

Belajar secara diskusi sangat menyenangkan. kita bisa saling bertukar pikiran satu sama lain. lebih mudah memahami suatu materi dengan dengan berdiskusi. dalam diskusi kami ini saya mendapatkan pengetahuan baru, yaitu tentang modifikasi prilaku. modifikasi prilaku sangat erat hubungannya dengan kehidupan kita sebagai mahasiswa. dalam proses belajar mengajar di kelas. menurut saya teori B.F skinner bagus karna tidak memberikan tekanan kepada mahasiswanya. tapi, mahasiswa menjadi kurang disiplin karena tidak adanya hukuman secara langsung.

SENSASI dan PERSEPSI


Hmmm.. siang ini gak seperti sebelumnya, langit mendung dan cuaca pun dingin banget.. brrr..
jadi teringat ketika ospek inagurasi di sibolangit ketika masuk perguruan tinggi yang ku duduki sekarang.hmmm.. disini aku mau berbagi cerita sedikit nih tentang pengalaman ketika ospek di sibolangit itu. sebenernya cerita ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah psikologi tentang Persepsi dan Sensasi. He he

Sebelum saya mulai bercerita, saya akan menjelaskan apa sih sensasi dan apa sih persepsi?? hayoo dah pada tau belommm?? langsung aja dah cekidot ;)

SENSASI berasal dari kata sense, yang mengandung arti alat indra, yang menghubungkan organisme dengan lingkungannya. Jadi secara garis besar sensasi adalah proses manusia dalam menangkap stimuli melalui alat indra yang manusia miliki.  Stimuli adalah apa saja yang dapat mnyentuh alat indra, baik dari dalam dan luar. contoh : ketika kita melihat sampah pasti yang ada di pikiran kita adalah kotor, emang benar sampah itu emang kotor. 

Sensasi merupakan awal mulanya sebuah proses persepsi. PERSEPSI adalah cara kita menginterpretasikan pesan yang telah diproses oleh sistem indrawi kita (sensasi). contohnya : ketika kita masuk kedalam rumah yang gelap dan tidak di huni lagi, kita berpersepsi rumah itu angker.

okelah langsung ajah ke TKP.. ;)

Setelah kurang lebih satu bulan setelah ospek yang membuat penampilanku seperti tuyul ( kepala botak ) dan rambut pun baru mulai tumbuh. ternyata ada lagi satu kegiatan ospek yang di lakukakan di luar kampus yang diadakan organisasi HIMATIF ( Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi ) yaitu inagurasi. acara tersebut di beri nama "GATHERING DAY". setelah saya baca acara kegiatan tersebut sensasi saya langsung wah, pasti acaranya bagus dan asik tuh. dan persepsi saya pun mengatakan pasti nantinya disana kami bersenang - senang bersama senior, menikmati alam dsb namanya juga Gathering Day :). tetapi persepsi ku itu salah, ternyata nama GATHERING DAY hanyalah modus senior agar kami para junior gak nyangka apa yang bakal terjadi dalam kegiatan tersebut. dan kami pun dengan semangatnya mengikuti acara tersebut karena sebenarnya emang udah kewajiban junior untuk ikut acara itu.

Siang itu sehabis sholat jumat ( lupa tanggal berapa -_-", yang jelas dua tahun yang lalu ) kami sudah berkumpul untuk berangkat ke sibolangit mengikuti acara Gathering Day tsb. tak lama bus pun datang, dan kami pun berangkat. kami tiba di lokasi sekitar pukul 18:30 WIB. setiba di sana kami di beri sedikit arahan dan langsung di suruh sholat, setelah selesai sholat lalu makan malam. #wah baek sekali ya senior kami ini -_-". selesai makan malam kami disuruh tidur di tenda. dalam perjalanan menuju tenda saya berfikir : "wah asiiik pasti bakalan menyenangkan tidur di tenda sama kawan - kawan". tetapi persepsi ku itu salah setelah melihat kondisi tendanya yang kecil dan becek aku pun langsung berbicara dalam hati "Kalau tendanya sekecil ini mau tidur di mana?? tenda yang kapasistasnya cuma 15 orang di isi 30 orang sungguh menyedihkan T_T ". dengan kondisi seperti itu kami pun mencoba untuk tidur. 

Setelah kami tertidur pulas sekitar pukul 12 malam cuaca hujan dan sangat dingin mendukung buat tidur. tapi siapa sangka kami di kejutkan oleh suara sirine dan suara ledakan petasan, rasanya seperti berada di tengah-tengah perang. ternyata itu adalah kode bahwa acara ospek baru saja di mulai. teman-teman ku pada berlari keluar tenda dengan ketakutan, sialnya aku ketika itu berada paling depan jadi aku terpijak-pijak teman yang keluar tenda. 

malam itu kami di bariskan di depan tenda, dimaki, dibentak, aq lihat banyak teman-teman yang menangis karena itu. yang aneh nya ketika aku melihat para senior sedang membentak-bentak kami, persepsi ku bukannya takut malah merasa ingin marah melihat kelakuan mereka yang semena-mena. 


Photo ketika kami di bariskan,lihatlah muka-muka ketakutan mereka. menyedihkan '(

Malam itu kami di bagi menjadi 10 kelompok, saya berada kelompok 7 yang beranggota 7 orang. setiap kelompok di tugaskan untuk mendatagi setiap pos senior. ada 5 pos pada waktu itu. mulailah kami berjalan dengan kaki gemetaran karena kedinginan untuk mendatangi setiap pos. di situlah kami di kerjain habis-habisan. baru masuk pos pertama yaitu pos angkatan 2008 kami sudah di suruh mandi lumpur bekas kubangan sapi, sensasi aku ketika melihat lumpur yang hitam, aku langsung membanyngkan kotornya lumpur yang sudah bercampur kotoran sapi. sungguuh menyedihkan.. T_T

Photo kelompok aku ketika habis mandi di kolam lumpur :(




Bersambung.. 

Minggu, 24 Maret 2013

XMedia Recode - Konversi File Video dan Audio

XMedia Recode merupakan salah satu software converter pilihan yang layak Anda coba.  XMedia Recode mampu mengkonversi hampir semua format file video dan audio yang populer. Ia juga memiliki opsi untuk mengkonversi DVD dan Blu-Ray ke format yang Anda suka. Selain pilihan format konversi yang banyak, XMedia Recode juga menyedikan pilihan untuk mengatur hasil konversi seperti resolusi, start time (menentukan/memotong bagian yang ingin dikonversi), bitrate dan lainnya.

Tidak hanya itu, XMedia Recode juga dapat mengkonvert file video ke format audio seperti mp3. dan yang paling menakjubkan dari software ini yaitu FREE alias Gratis.


Bila Anda belum paham cara memulai meng-konversi, berikut adalah cara singkatnya.
Disini saya meng-konversi video berformat AVI ke MP4.
1. Buka File video/audio yang akan dikonversi.

2. Pada tab Format pilih format file yang Anda inginkan sebagai hasil konversi. Disini juga ada pilihan untuk membuat hasil konversi hanya video atau audio saja.


3. Pada tab Video, Audio dan Filter/Preview silahkan tentukan/atur hasil konversi yang Anda inginkan.



4. Kalau sudah selesai, sekarang klik tombol  Add Job kemudian klik Encode untuk memulai proses konversi.